Beginilah Bacaan Doa Sesudah Adzan Beserta Amalan-amalan Menunggu Iqamah

DOA SETELAH ADZAN – Assalamualaikum wahai kaum muslimin! Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai doa setelah adzan lima waktu. Adzan dikumandangkan di setiap kali datangnya waktu sholat, yaitu sholat lima waktu. Suara adzan terdengar sangat lantang dan merdu dari semua masjid.

Namun, ada hal yang seringg kita abakan dalam mendengar suara adzan atau seruan untuk melaksanakan sholat berjama’ah di msjid. Hal yang sering kita abaikan adalah mengikuti lafadz kalimat seruan setelah muadzin dan juga mengabaikan doa setelah adzan. Lebih lagi malah melanjutkan aktivitas kita dan tak menghentikannya.

Padahal kita sebagai orang muslim hendaknya berusaha menjawab dan mengikuti apa yang diserukan muadzin serta berdoa sesudah adzan selesai serta menghentikan semua akitivitas kita. Banyak orang yang sudah hafal doa setelah adzan tapi lalai untuk berdoa. Banyak juga orang yang tidak hafal doa setelah adzan kemudian dia mengabaikannya.

Perkara-perkara seperti itulah yang harus benar-benar kita perhatikan sebagai orang muslim. Untuk itu, mari kita pelajari lagi doa setelah adzan beserta keutamaan bagi orang yang menjawab atau mengikuti seruan muadzin dan keutamaan berdoa sesudah adzan beserta artinya. Berikut doa sesudah adzan dan artinya.

Lafadz Bacaan Doa Setelah Adzan dan Iqomah

Lafadz dan Doa Sesudah Adzan dan Iqomah
nyantrionlen.blogspot.co.id

Doa setelah adzan lima waktu semua sama. Entah itu adzan sholat Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib maupun Isya’ semua sama, yaitu dalam satu teks. Kenapa kita dihasung untuk membaca doa sesudah adzan? Karena ada suatu keutamaan yang besar yang akan kita dapatkan.

Dan kalaupun kita tahu makna dan maksud dari doa tersebut, kita pasti akan bercepat-cepat untuk melafadzkan doa setelah adzan. Supaya lebih jelas berikut doa setelah adzan beserta artinya.

Doa Setelah Adzan
kisahanak-yatimpiatu.blogspot.co.id

Doa setelah adzan jika ditulis dalam bahasa latin: “Allahumma Rabba Haadzihid Da’wawatit Taammah, Was Sholaatil Qooimah, Aati Muhammadanil Washiilata Wal Fadhiilah, Wab’atshu Maqoomam Mahmuudanil Ladzii Wa’adtahu, Innaka Laa Tuhliful Mii’aad.

Artinya: “Ya Allah, Wahai Pemelihara yang mempunyai seruan yang sempurna dan sholat yang masih tetap ditegakkan. Berikanlah karunia kepada Nabi Muhammad shallallohu alaihi wa sallam akan  wasiilah (tempat yang luhur) dan keutamaan yang tinggi. Dan juga tempatkanlah (berikanlah) untuknya tempat terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya, Sesungguhnya tiada lain Engkaulah Dzat Yang tidak akan menyelisihi janji.”

Selain dari doa setelah adzan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallohu alaihi wa sallam. Adapun doa sesudah iqamah sebagai berikut.

” اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ “

Jikalau doa setelah iqomah  tersebut ditulis ke dalam bahasa latin, maka penulisannya sebagai berikut,

Aqoomahallohu Wa Adaamahaa Maadaamatis Samawaatu Wal Ardh.”

Artinya: Semoga Allah Ta’ala tetap selalu menegakkan serta mengekalkannya (sholat), selagi langit-langit dan bumi masih ada.

Amalan-amalan Baik Setelah Adzan

Amalan Sunnah Menunggu Shalat
favvora.com

Sebagaimana yang Anda ketahui, setelah dikumandangkannya adzan, pastinya terdapat jeda kira-kira 10 – 15 menit atau yang mana zaman dahulu digambarkan seperti waktu orang yang makan sampai selesai. Salah satu hikmah yang terdapat dari hal ini adalah untuk menunggu orang-orang yang tempat tinggalnya jauh tidak terlambat saat shalat berjamaah.

Karena mereka harus berwudhu, memakai baju yang sopan untuk menghadap Allah Ta’ala, dan juga melakukan shalat sunnah. Namun, hal yang lebih bagus dan baik untuk dilakukan adalah datang terlebih dahulu sebelum adzan ataupun tidak terlambat dari shalat berjamaah.

Sebab, dengan hal itu kita bisa menjalankan shalat tahiyyatul masjid, shalat sunnah qobliyah, dan menunggu imam dengan bershalawat atas nabi dan juga berdzikir memohon ampun kepada Allah Ta’ala. Di waktu antara adan dan iqomah, terdapat amalan-amalan yang baik untuk kita lakukan, antara lain adalah.

1. Duduk Menunggu Shalat

Duduk Menunggu Shalat
eefenerr.com

Ada sebuah hadits shahih yang diriwayatkkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim mengenai balasan atau pahala menunggu shalat. Yang mana Rasululloh shallahu alaihi wa sallam bersabda:

«وَلاَ يَزَالُ في صَلاةٍ مَا انْتَظَرَ الصَّلاَة»

Artinya : “Dan tidak henti-hentinya dia tetap dalam keadaan shalat selama dia menunggu (ditegakkannya)  shalat.” (HR. Bukhari, Muslim )

Seperti itulah balasan orang yang menunggu ditegakkannya shalat berjamaah. Yang mana ia seakan-akan tetap dalam keadaan shalat sampai shalat berjamaah dimulai.

2. Berdzikir dan Berdoa

Berdzikir dan Berdoa
surabayaonline.co

Berdzikir dan berdoa merupakan amalan yang sangat baik bahkan dianjurkan untuk melakukannya di saat menunggu ditegakkannya shalat berjamaah. Rasulullah shallahu alaihhi wa sallam pernah bersabda mengnenai amalan ini yaitu:

«لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ»

Artinya : “Tidak akan ditolak doa (yang terucap) antara adzan dan iqomah.” (HR Abu Dawaud, At-Tirmidzi, ia berkata: Hadits yang berderajat hasan).

Untuk itu, sebagai orang muslim yang beriman harus benar-benar memanfaatkan momen yang seperti ini yaitu dengan berdzikir dan berdoa dengan kalimat thayyibah apapun semisal istighfar, tahmid, tasbih dan semacamnya.

Karena Allah Ta’ala sudah memberi jaminan kepada siapa saja yang berdoa di waktu antara adzan dan iqomah tidak akan ditolak dengan maksud pasti akan diijabahi (dikabulkan.)

3. Shalat Sunnah

Shalat Sunnah Menunggu Iqomah
prayerinislam.com

Bagi orang yang datang sebelum adzan ataupun tepat waktunya, maka orang tersebut masih mendapat waktu untuk melaksanakan shalat tahiyyatul masjid ataupun shalat sunnah qabliyah yaitu pada shalat-shalat fardhu yang memiliki sunnah qobliyah.

Shalat sunnah qabliyah yang terdapat pada shalat rawatib antara lain adalah shalat shubuh, dzuhur. Sebagaimana hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori. Yang mana Abdulloh Bin Umar memaparkan:

حَفِظْتُ مِنَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – عَشْرَ رَكَعَاتٍ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الصُّبْحِ

Artinya: “Aku hafal dari Nabi shallahu alaihi wa sallam mengenai sepuluh rakaat. Yaitu dua rakaat sebelum shalat dhuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah shalat isya’,  dan dua rakaat sebelum shalat shubuh.” (HR. Bukhori)

Namun, bukannya tidak ada shalat qabliyah untuk shalat–sahalat rowatib yang lainnya.  Bahkan beliau sangat menekankan shalat-shalat sunnah qabliyah pada shalat rawatib yang lain. Bahkan Rasulullah shallalhu alaihi wa sallam mengulanginya 3 kali, sebagaimana hadits shahih berikut.

« بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ – ثَلاَثًا – لِمَنْ شَاءَ »

Artinya: “Di setiap antara dua adzan (adzan dan iqomah) terdapat shalat. Perkataan ini diulangi Rasul selama 3 kali. Bagi orang yang menghendakinya (mau).

Jadi, dari hadits di atas menunjukkan bahwa di setiap setelah adzan untuk shalat rowatib, diperbolehkan ataupun bahkan dianjurkan. Tapi hanya bagi orang yang berkehendak untuk melakukannya.

Hal ini bukan suatu paksaan dari Rasulullah shallallohu alaihi wa sallam, dan lebih baik dilakukan. Sebab Allah memberi balasan yang tersendiri.

4. Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur'an
wajibbaca.com

Perlu Anda ketahui juga, jika Anda berada di suatu masjid ketika menunggu ditegakkannya iqomah, pekerjaan yang salah satu sangat bermanfaat untuk Anda adalah membaca Al-Qur’an.

Sebab, barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka Allah lipat-gandakan baginya dengan sepuluh kebaikan. Sebagaimana hadits-hadist yang sangat masyhur (populer)  yang pernah Anda dengar.

Nah, itulah amalan-amalan yang baik dan akan memberikan kita pahala ataupun ganjaran di sisi Allah Ta’ala jika kita benar-benar niatkan dan ikhlas karena Allah Ta’ala. Sekiranya pembahasan mengenai doa setelah adzan dan iqomah beserta amalan-amalan yang bermanfaat sudah cukup jelas dan bisa dipahami.

Semoga dengan ulasan di atas bisa menambah ilmu dan meningkatkan amalan-amalan yang sunnah di keseharian kita. Semoga bermanfaat, wassalam.

Tinggalkan komentar