Doa Berbuka Puasa yang Harus Kita Ketahui

Doa Berbuka Puasa- Alhamdulillah, sekarang kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini kita diwajibkan untuk berpuasa, dari itu kita harus mengetahui doa berbuka puasa, supaya puasa kita lebih sempurna dan selain itu kita juga bisa mengamalkan sunnah Rosululloh shallallohu alaihi wa sallam.

Seharusnya kita sangat bersyukur bisa diberi kesempatan oleh Allah Ta’ala untuk menjalankan dan melaksanakan perintah Allah yaitu berpuasa. Selain itu, kita masih diberi waktu yaitu di bulan suci ini untuk meningkatkan takwa seta amalan kita dan juga sebanyak mungkin kita meminta ampunan dari Allah atas segala maksiat ataupun kekhilafan kita.

puasa
duniainter.net

Pada artikel ini kita akan membahas tentang doa berbuka puasa, entah itu puasa Ramadhan ataupun puasa sunnah yang lainnya. Memang sebenarnya kita sudah hafal doa berbuka puasa, karena sering sekali muncul ataupun kita dengar di layar televisi ataupun radio dan media sosial. Tapi, kta harus ketahui mana doa yang berderajat shohih (benar) dan mana hadits doa berbuka puasa yang dhoif (lemah).

Nah, apakah kalian yakin doa berbuka puasa yang kalian baca sekarang ini berderajat shohih? Mari kita ulas pembahasan doa berbuka puasa yang telah kita haal sekarang ini. Doa berbuka puasa yang sudah terkenal dan sudah dihafal oleh masyarakat, adalah;

Doa berbuka puasa yang Dhoif
jalanakhirat.files.wordpress.com

Nah itulah doa berbuka puasa yang sudah terkenal dan populer di kalangan masyarakat. Bahkan saya sendiri juga sering membaca doa yang sudah populer ini. Karena di kalangan TPA ataupun yang lainnya, ana-anak diajarkan doa berbuka puasa yang seperti ini. Bahkan sampai sekarang pun masih dipakai untuk mengajar anak-anak TPA.

Setelah diulas dan diteliti akan doa berbuka puasa tersebut, beberapa penjelasan tentang doa berbuka puasa yang di atas, doa tersebut merupakan doa yang lemah (dhoif). Kenapa hadits ini bisa dikatakan hadits dhoif? Kita lihat dan perhatikan dahulu sanad hadits doa berbuka puasa ini. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, dalam kitab sunannya no. 2358 dengan derajat hadits mursal.

Yang terdapat padanya itu tidak ada perawi dari Sahabat Rosul, melainkan terhenti pada tabi’in. Nah, dari itu, pada ilmu mustholahhul hadits, hadits mursal dihitung sebagai hadits dhoif. Imam Albani pun juga mendhoifkan derajat hadits ini, sebagaimana beliau terangkan di dhoif Sunan Abu Dawud 510 dan Irwaul Gholil, 4:38. Dan Imam hajar pun juga mengatakan bahwa hadits ini adalh hadits yang  berderajat dhoif.

 

Doa Berbuka Puasa yang Rosululloh SAW Amalkan

Jika doa yang di atas yang sudah terkenal dan populer dikalangan masyarakat, dan bahkan sudah sangat dihafal oleh masyarakat merupakan hadits yang lemah, lantas hadits mana yang berderajat shohih (benar yang beliau amalkan? Nah, doa berbuka puasa yang beliau ajarkan dan beliau amalkan sebagai contoh untuk umatnya adalah;

Doa berbuka puasa yang Shohih
i.ytimg.com

Doa inilah yang Rosululloh baca setelah mengawali berbuka dengan kurma ataupun setelah meneguk air putih. Dengan mengucapkan doa ini sama saja kita telah mensyukuri atas nikmat dan karunia Allah Ta’ala yang masih diberikan kepada kita. Dan dengan doa ini kita meminta kepada Alah agar tetap memberi kita kebaikan serta menyempurnakan amalan kita yaitu puasa.

Waktu yang Dilakukan Rosululloh SAW ketika Membaca Doa Tersebut

Doa setelah berbuka
ww4.hdnux.com

Perlu diingat. pelafadzan doa berpuasa yang shohih  tidak sebagaimana doa-doa yang lain. Yaitu di baca atau dilafadzkan sebelum melakukan pekerjaan atau hal yang mau dilakukan. Seperti doa makan, masuk kamar mandi, dan sebagainya. Adapun doa berbuka puasa yang diatas sebagaimana yang beliau ajarkan dan beliau amalkan, doa tersebut dibaca setelah kita memakan kurma ataupun minum air.

Dari hal penjelasan yang terdapat di atas, pasti akan muncul suatu  pertanyaan yaitu doa apa yang dibaca sebelum makan ataupun minum saat menjelang waktu adzan? Mari kita simak ulasan berikut ini.

Doa Buka Puasa yang Kita Baca ketika Hendak Berbuka

Membaca doa ketika hendak berbuka
baitulmaqdis.com

Doa buka puasa ketika hendak makan tidak terdapat riwayat hadits yang membunyikan seperti itu. Hanya saja beliau berdoa buka puasa setelah makan atau minum. Nah, dari itu semua doa berbuka puasa ketika hendak makan ataupun minum, itu terserah kita dalam meminta kepada Alah. Silahkan anda berdoa meminta kebaikan di dunia maupun akhirot, itu terserah kita.

Dan kita harus mengetahui bahwa doa yang dilantunkan di waktu menjelang buka puasa merupakan waktu yang mustajab. Nah, dari itu sebaiknya kita meminta kebaikan dari Alah Ta’ala, ataupun dengan bismillah saja sudah cukup. Kemudian melafadzkan doa yang berderajat shohih yang beliau tuntunkan untuk umatnya.

Jadi, urutan yang pas ataupun tepat untuk doa sewaktu berbuka adalah ;

1. Membaca basmallah (bismillah) terlebih dahulu ketika mau makan kurma ataupun minum air putih.
2. Memakan kurma ataupun minum air putih.
3. Nah, yang ketiga membaca doa yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW, yaitu Dazahaz-dzamau … dst. (Untuk bentuk

Nah, itulah urutan yang lebih tepat untuk membaca doa buka puasa.

Makanan yang Disunnahkan Untuk Mengawali Berbuka

Mengawali buka puasa dengan kurma
siraplimau.com

Rosululloh SAW disetiap berbuka puasa, beliau mengawalinya dengan berdoa setelah itu makanan yang beliau makan adalah kurma. Beliau pernah bersabda yang berbunyi ;

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah),  jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air”

HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576). Dihasankan oleh Imam Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil fi Takhrij Ahaadits Manaaris Sabiil IV/45 no. 922.

Itulah yang beliau lakukan ketika mengawali buka puasa dengan memakan kurma atau kalau tidak ada kurma, beliau mengawalinya dengan meminum seteguk air putih.

Kesimpulan ;

Jadi sekarang kita sudah mengetahui mana doa berbuka puasa yang shohih dan mana doa berbuka puasa yang berderajat dhoif. Maka dari itu kita harus mengambil dan melaksanakan hal yang itu benar dan sebagaimana yang Rosululloh SAW ajarkan. Nah, dari itu, sekiranya cukup tentang doa berbuka puasa dan semoga bisa menambah ilmu untuk kita dan bermanfaat dimana saja dan kapan saja kita berada. Selamat menjalankan Ibadah Puasa. Wassalam.

Tinggalkan komentar