Mengenal Pengertian, Unsur,Serta Ciri-ciri Negara Hukum

Pengertian Negara Hukum– Ciri-ciri negara hukum, pengertian negara hukum ialah suatu negara yang bersandar atas keyakinan terhadap kekuasaan negara yang harus dilaksanakan atas dasar hukum yang adil serta baik. Tidak menjalankan aturan-aturan yang tidak tercantum pada undang-undang. Melainkan menjalankan dan melaksanakan hukum yang sudah tertera dalam aturan. Dan peraturan-peraturan yang sudah tertera, menjadi suatu hal yang harus ditaati oleh penduduk negeri tersebut.

Adapun sifat negara hukum itu bertanda akan alat-alat negara yang dipergunakan menurut kekuasaanya dan hanya sejauh berdasarkan hukum yang sudah berlaku dan ditentukan semenjak diputuskan. Dengan melaksanakan hukum yang sudah tertera, bertujuan supaya suatu perkara dapat dihukumi sebagaimana mestinya dan secara adil dan benar. Dan juga menjalankan ketertiban hukum yang berlaku sampai saat ini.

Dalam sistem negara hukum, negara harus mencakup akan 3 perkara, yaitu keadilan, kepastian dan kemanfaatan. Oleh sebab itu, negara hukum tidak diperbolehkan untuk mengabaikan atau tidak mempedulikan akan keadilan bagi masyarakat dalam suatu perkara hukum. Sehingga negara-negara komunis tidak termasuk pada bagian negara-negara hukum.

Ciri-ciri Negara Hukum
keadilannews.com

Mengapa bisa begitu? Karena, komunis ataupun negara yang otoriter menlak akan gagasan tentang konstitusionalisme, walupunn mereka memiliki konstitusi. Sehingga pada arti yang sesungguhnya, komunis tidak bisa dikategorikan sebagai negara hukum. Dahulu negara tidak banyak ikut campur dalam urusan atau kepentingan masyarakat.

Tetapi, seiring majunya dan berkembangnya zaman, negara menjadi negara hukum materil yang menunjukkan bahwa sebagai negara yang mempunyai kepemerintahan, harus ikut campur tangan terhadap rakyat. Dengan dasar atau alasan pemerintah wajib atau ikut serta dalam bertanggung jawab akan kesejahteraan masyarakat. Dan negara harus aktif dan selalu berusaha untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ciri-ciri Negara Hukum

Mengenai tentang ciri-ciri negara hukum, negara hukum sendiri menurut terjemahan secara istilah adalah Rechtsstaat atau disebut juga Rule of Law. Salah satu ahli atau pakar hukum dari kalangan Eropa yang bernama Friedrich Julius Stahl, memberikan mengungkapkan tentang ciri-ciri negara hukum atau disebut dengan Rechtsstaat sebagai berikut ;

1. Terdapatnya HAM (Hak Asasi Manusia)
2. Terdapat Pemisahan ataupun pembagian akan kekuasaan sebagi jaminan hak asasi manusia yang biasa dikenal sebagai Trias Politika.
3. Adanya pemerintahan berdasarkan menurut peraturan-peraturan.
4. Keadilan suatu administrasi dalam perselisihan.

Itulah anggapan  Friedrich Julius Stahl ahli hukum Eropa tentang ciri-ciri negara hukum. Dalam menanggapi tentang ciri-ciri negara hukum, banyak para ahli atau pakar hukum yang berbeda anggapan. Adapun menurut pakar ahli hukum dari Anglo Saxon yang bernama AV Dicey, mengungkapkan bahwa ciri-ciri negara hukum atau Rule of Law sebagai berikut ;

1. Tidak ada kewenang-wenangan atau kepemilikan hukum. Sehingga orang yang harus dihukum adalah orang yang dia itu melanggar hukum, yang disebut dengan “supremasi hukum”.
2. Kedudukan atau derajat rakyat dengan pejabat harus sama, tidak dibedakan.
3. Hak-hak asasi manusia harus terjamin dalam undang-undang atau aturan pada keputusan pengadilan.

Ciri-ciri negara hukum yang tertera diatas tersebut masih dipengaruhi oleh negara hukum formil atau dalam kata lain masih negara hukum dalam arti sempit. Karena dalam pencirian di atas menunjukkan bahwa pemerintah hanya berperan sedikit. Maka dari itu, dengan munculnya konsep negara hukum di abad ke-20, perumusan ciri negara hukum yang disampaikan oleh Stahl dan Dicey ditinjau ulang dan diperbaruhi.

Sehingga bisa menggambarkan pembesaran tugas pemerintahan dalam menyejahterahkan masyarakat, dan tidak bersifat pasif lagi. Kemudian komisi para juris yang bergabung dalam International Comunition of Jurits yaitu pada koferensi Bangkok di tahun 1965 memaparkan atau merumuskan ciri-ciri pemerintah yang menurut atau di bawah Rule of Law. Adapun ciri-ciri yang mereka rumuskan adalah sebagai berikut ;

1. Jaminan perlindungan konstitusional, yaitu dalam arti konstitusi harus memenuhi hak-hak  individu.
2. Badan kehakiman atau mahkamah tidak memihak pada suatu pihak, dalam arti adil atau sama.
3. Bebas untuk menyatakan atau mengungkapkan pendapat.
4. Pemilihan secara umum dan bebas.
5. Bebas dalam memilih organisasi atau berposisi dalam organisasi.
6. Pendidikan civics (kewarganegaraan)

Begitulah pendapat-pendapat yang berbeda mengenai ciri-ciri negara hukum. Banyak sekali para ahli yang mengemukakan bagaimana sebenarnya ciri-ciri negarra hukum itu. Namun menurut Montesquieu, negara yang dikatakan lpaling baik adlah negara hukum. Sebab, di dalam suatu konstitusi terdapat 3 poin pokok hal yaitu ;

1. Adanya perlindungan HAM.
2. Ditetapkan atau dipastikan ketatanegaraan atas suatu negara.
3. Membatasi kekuasaan serta wewenang bagian-bagian negara.

Itulah menurut pandangan Montesquieu akan negara yang paling baik. Dan masih banyak lagi pendapat para ahli atau pakar hukum di belahan dunia ini.

Dan yang selanjutnya kita akan membahas tentang unsur-unsur dan semua yang bersangkutan dengan negara hukum.

Unsur-unsur Negara Hukum

 

Itulah penjelasan lengkap tentang pengertian, unsur-unsur serta ciri-ciri negara hukum. Nah, sekarang kita mengetahui apa negara dan ciri-ciri negara hukum. Sebagaimana Indonesia ini yang termasuk dari negara hukum. Dengan mengetahui ciri-ciri negara hukum sekarang Anda bisa membedakan mana saja negara yang termasuk negara hukum ataupun tidak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar